Kamis, 20 Desember 2012

WiMAX - Worldwide Interoperability for Microwave Access


WiMAX



A. Latar Belakang



Indonesia merupakan negara yang berada di Asia tenggara, hampir diseluruh wilayah Indonesia adalah kepulauan. Hal ini mengakibatkan susahnya fasilitas  dalam layanan telekomunikasi, terutama didaerah luar jawa. Salah satu permasalahan adalah tingginya biaya infrastruktur jaringan kabel dan layanan komunikasi yang tidak dapat dijangkau. Salah satu penerapan teknologi IEEE 802.16 WiMAX sehingga dapat mengatasi masalah tersebut.


WiMAX (worldwide interoperability for microwave access, IEEE.802.16) dikembangkan secara khusus dari teknologi OFDM (orthogonal frequency division multiplexing) untuk mencapai coverage area yang luas (50 kilometer) dari base station WiMAX untuk  point to multipoint,dan  non-line-of-sight dengan kecepatan tinggi (sekitar 40 Mbps-72 Mbps ) dan tambahan multiple access yang mungkin bisa diaplikasikan untuk sistem komunikasi data fixed dan  portable. Teknologi pendahulunya, yaitu Wi-Fi yang sekarang masih berguna di laboratorium, kampus, airport, ruang konferensi sampai coffee shop dan supermarket, yang hanya mampu menjangkau 20-100 meter dengan kecepatan beberapa puluh Mbps, Karena itulah WiMAX lebih menjanjikan untuk memperluas jaringan murah dibandingkan pembangunan infrastruktur dengan kabel yang cukup mahal. Mungkin inilah yang mendasari para pakar WiMAX internasional, bahwa teknologi WiMAX adalah vital dan sangat cocok untuk diaplikasikan di negara-negara berkembang seperti Indonesia, dimana biaya investasi fixed communication masih tinggi.  

sumber




B. Pengertian WiMAX



      WiMAX adalah singkatan dari  Worldwide Interoperability for Microwave Access . Yang merupakan teknologi komunikasi untuk menyampaikan nirkabel kecepatan tinggi layanan internet ke daerah-daerah geografis yang luas. Revisi 2005 WiMAX disediakan laju bit sampai dengan 40 Mbit / s dengan update 2011 hingga 1 Gbit / s untuk stasiun tetap.  Ini adalah bagian dari "generasi keempat," atau 4G , nirkabel-teknologi komunikasi, WiMax jauh melampaui 30 meter (100 kaki) dari jangkauan nirkabel konvensional Wi-Fi jaringan area lokal (LAN), menawarkan jaringan area metropolitan dengan radius sinyal sekitar 50 km (30 mil) 


 . 

C. Cara Kerja WiMAX


       Cara kerja WiMAX mirip dengan Wi-Fi, tapi WiMAX punya kecepatan yang lebih tinggi, jangkauan yang lebih luas, dan pengguna yang lebih banyak.WiMAX juga berpotensi untuk mengatasi masalah akses internet di desa-desa, yang belum punya akses internet karena tidak terjangkau kabel telepon.

Sistem WiMAX terdiri dari dua bagian :
1. WiMAX tower, seperti halnya telepon seluler tower atau AP pada Wi-Fi, Sebuah tower WiMAX dapat meng-cover jangkauan seluas kira-kira 8 km.
2. WiMAX receiver : Penerima dan antena berupa small box atau sistem yang terintegrasi ke laptop sebagaimana Wi-Fi saat ini.

Ada dua bentuk pancaran gelombang yang akan diberikan WiMAX :
1. Non Line Of Sight (NLOS).
Sama dengan  WiFi, sebuah antena kecil dari sebuah laptop tersambung ke tower WiMAX menggunakan range frequensi yang lebih rendah 2-11GHz (seperti WiFi)
2. Line Of Sight (LOS).

Sebuah antena parabola mengarah langsung ke WiMAX tower.Transmisi ini memakai frekuensi yang lebih tinggi, dengan range mencapai 66GHz.Di frekuensi yang lebih tinggi,interferensi yang lebih rendah dan bandwidth-nya lebih tinggi.



D. Prinsip Kerja WiMAX


       
Prinsip kerja WiMAX sama dengan WiFi.Sebuah komputer dengan fasilitas WiMAX akan dapat menerima dari stasiun pengirim WiMAX.Bedanya, wifi sampai saat ini mampu mengirim data 54 Mbps dalam kondisi optimal.Sementara itu WiMAX dirancang mampu sampai 70Mbps.Jangkauan Wimax hingga 50km dengan akses wireless-nya.

 Manfaat WiMAX
1. Bagi perusahaan dapat  sebagai peningkatan produktivitas karyawan.
2. Bagi Industri keamanan memanfaatkan Wimax untuk fungsi remote video monitoring/camera.
3. Untuk industri kesehatan, walaupun manfaat Wimax cukup luas, namun yang paling umum adalah pengiriman catatan medis elektronik.

Wimax merupakan teknologi yang cukup menjanjikan dalam penyediaan akses tanpa kabel berkecepatan tinggi. Kemampuan dan implementasi teknologi Wimax diatas merupakan suatu bukti awal yang positif terkait pemanfaatan teknologi ini oleh perusahaan. Diharapkan dengan semakin canggih dan semakin tinggi tingkat adopsi dan implementasi Wimax, dampak dan manfaat teknologi ini bagi enterprise akan semakin dirasa.
      


E. Kelebihan dan Kelemahan



        Kelebihan : 

  1. Satu pos pemancar mampu menangani hingga ratusan pengguna.
  2. Dapat menyediakan konektivitas internet bagi masyarakat satu kota Area jangkauannya hingga 50 km, lebih luas daripada Wifi yang hanya 30 m Dibuat terutama untuk mengakses internet secara outdoor  Kecepatan data mencapai 70 Mbps, lebih tinggi dari Wifi yang hanya 54 Mbps. Teknologi ini menggunakan gelombang mikro yang lebih fleksibel, sehingga tidak terpengaruh oleh halangan-halangan.
  3. Dengan hadirnya Wimax pengguna mendapat banyak pilihan dalam berinternet Memiliki banyak fitur yang belum tersedia pada teknologi Wifi.



Kelemahan :

  1. Banyaknya orang yang menggunakan WIMAX dapat menurunkan kecepatan koneksi hingga 2Mbps-10Mbps
  2. Kecepatan 72Mbps hanya berlaku bagi kondisi ideal, sedangkan jika pengguna berpindah tempat ke suatu lokasi tertentu maka dapat menyebabkan kecepat koneksi turun drastis
  3. Iklim cuaca yang buruk seperti hujan dapat mengganggu sinyal
  4. Membutuhkan biaya instalasi, daya listrik, dan biaya operasional yang besar
  5. Teknologi Wimax merupakan teknologi jaringan yang masih dalam tahap pengembangan sehingga belum matang dan teruji kehandalannya pada kondisi sebelumnya.



F. Perbangingan WiMAX da Wi-Fi



        WiMAX
¢   Area jangkauannya hingga 50 km.
¢   Kecepatan data mencapai 70 Mbps.

        Wi-Fi
¢  Area jangkauannya hanya 30m.
¢   Kecepatan data hanya 54 Mbps 
  

 sumber


G. Aplikasi Dan Implementasi WiMAX


             Teknologi WiMAX memberikan solusi broadband untuk Metropolitan Area Network (MAN), dengan kinerja yang dapat menyaingi solusi broadband dengan kabel, misalnya ADSL. Selain kinerja jaringan, biaya investasi dan prospek bisnis dari WiMAX juga patut diperhitungkan, apalagi untuk daerah-daerah dengan teledensitas rendah. Dengan argumentasi seperti di atas, teknologi WiMAX memiliki banyak manfaat dalam penerapannya. Untuk daerah urban, di mana penekanan lebih besar ke faktor kapasitas dibandingkan dengan jarak jangkauan (distance coverage), beberapa contoh penggunaan teknologi WiMAX adalah sebagai berikut :

  1. Wireless backhaul untuk WiFi hotspot.
  2. Broadband wireless access yang dapat menyaingi ADSL untuk kalangan korporasi, usaha kecil atau pun perorangan.
  3. Cellular base station backhaul.
  4. Jaringan khusus untuk pelayanan publik, keamanan, dsb.
  5. Sedangkan untuk daerah rural atau terpencil di mana penekanannya lebih ke faktor jarak jangkauan (distance coverage), beberapa contoh penggunaan teknologi WiMAX adalah sebagai berikut :
  6. Perpanjangan akses melalui wireless ke jaringan kabel yang terdekat ( last-mile connection ).
  7. Pendistribusian secara lokal untuk komunikasi melalui satelit.

           Teknologi nirkabel khususnya WiMAX juga dapat digunakan untuk sistem komunikasi yang dapat dipasang secara cepat dikarenakan lumpuhnya sistem komunikasi konvesional yang menggunakan kabel. Sebagai contoh adalah instalasi jaringan nirkabel yang dilakukan oleh Yayasan AirPutih di propinsi Nanggroe Aceh Darusalam untuk mempercepat pemulihan infstruktur komunikasi dalam rangka penanggulangan bencana tsunami. Perangkat-perangkat yang digunakan adalah berbasis Pre-WiMAX yang merupakan donasi dari Intel Consortium.
Hasil survey menunjukkan efektivitas penggunaan teknologi pre-WiMAX dalam hal kecepatan instalasi dan data throughput jaringan. Selain itu, tidak banyak kendala dalam pengoperasion jaringan pre-WiMAX ini. Justru, permasalahan yang sering timbul adalah dalam hal ketersediaan infrastruktur fisik (tower) dan listrik yang belum stabil.

  H. Posisi Teknologi WiMAX

  Bila teknologi broadband Wireless sebelumnya masih bersifat proprietary, maka WiMAX akan bersifat open standard (layaknya GSM dan CDMA pada komunikasi seluler serta WLAN dengan standar IEEE 802.11).

          Banyak teknologi wireless (nirkabel) yang telah digelar di lapangan seperti seluler (GSM atau CDMA), Broadband Wireless Access (Wireless IP atau Wireless DSL), Wireless LAN (standar 802.11 a/b/g), maupun Wireless PAN (bluetooth atau RFID).Posisi WiMAX bila dikaitkan dengan teknologi dimaksud dapat digambarkan sebagai berikut:






   I. Kesimpulan

  WiMax sangat menguntungkan bagi vendor maupun regulator. WiMax akan menjadi penlengkap sekaligus penantang baru terhadap teknologi wireless eksisting. Dan perlu segera diatur untuk penetapan frekuensi WiMAX di Indonesia karena akan berdampak terhadap sukses atau tidaknya penggelaran WiMAX kedepan.


  
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar